Bimtek ini dihadiri oleh berbagai unsur perempuan dari organisasi kemasyarakatan, lembaga pemerintahan, akademisi, dan tokoh perempuan di Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas perempuan dalam membangun budaya integritas, transparansi, dan kepedulian terhadap upaya pencegahan korupsi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Yuliyanti Kadir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat penting dalam memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan sosial. Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas sejak dari lingkungan keluarga.
“Perempuan memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi. Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak perempuan yang sadar akan pentingnya integritas dan mampu menjadi pelopor dalam melawan praktik-praktik korupsi, dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar terbangun sinergi antara pemerintah dan organisasi perempuan dalam menciptakan masyarakat yang berintegritas, berdaya, dan berakhlak mulia.