Banjarmasin (20/10/2026) – Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan sejumlah lembaga dan komunitas di Banjarmasin menggelar Aksi Kemanusiaan: Musibah Indonesia dan Solidaritas Palestina pada Ahad (18/10). Kegiatan berlangsung pukul 07.00–10.00 WITA di kawasan Siring Menara Pandang, samping Rumah Anno, Kota Banjarmasin.
Mengusung semangat kepedulian terhadap berbagai musibah yang melanda Indonesia serta solidaritas bagi rakyat Palestina, kegiatan ini menghadirkan beragam layanan sosial yang dapat diikuti masyarakat secara gratis dan terbuka untuk umum.
Berbagai kegiatan digelar, di antaranya senam sehat bugar, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar, pojok baca, kreasi mewarnai anak, serta penampilan seni bertema solidaritas kemanusiaan. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi nyata kepedulian sosial.
Kolaborasi tersebut melibatkan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Kalimantan Selatan, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Yayasan Sarana Amal Madani, Amanah Medical Centre, UKMM ULM, Kejar Baik, Komunitas Pilah Sampah Banjarmasin, dan Sekolah Rakyat Kalsel.
Sinergi lintas lembaga ini tidak hanya diwujudkan melalui penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak musibah dan mendukung Palestina, tetapi juga melalui pelayanan langsung yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Salah satu kegiatan yang mendapat sambutan antusias adalah pemeriksaan kesehatan gratis. Masyarakat dapat memeriksakan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Dalam waktu pelaksanaan yang relatif singkat, sebanyak 125 slot pemeriksaan kesehatan habis terisi. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Selain pelayanan kesehatan, para relawan juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana kemanusiaan sebagai wujud solidaritas bagi sesama yang sedang menghadapi kesulitan.
Suasana kegiatan semakin menyentuh melalui penampilan puisi kemanusiaan yang dibawakan oleh pengurus Salimah, pengunjung, serta perwakilan lembaga yang terlibat. Melalui untaian kata, para penampil menyuarakan keprihatinan atas berbagai musibah yang terjadi di Indonesia sekaligus menyampaikan solidaritas bagi rakyat Palestina.
Ketua PW Salimah Kalimantan Selatan, Rimalia Karim, turut membacakan puisi tentang Palestina dan berbagai musibah yang terjadi di Indonesia. Penampilannya semakin syahdu dengan iringan biola dari ananda Nahda, putri pengurus PD Salimah Banjarmasin.
Sementara itu, Kepala Departemen Jaringan dan Lembaga (JLK) PW Salimah Kalimantan Selatan, Dewi Lestari, tampil membawakan puisi tentang berbagai musibah yang terjadi akhir-akhir ini. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk ajakan untuk membuka hati, menumbuhkan empati, dan menguatkan kepedulian terhadap sesama.
Melalui puisi dan penampilan solidaritas lainnya, pesan kemanusiaan disampaikan tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui ajakan untuk mengambil bagian dalam aksi nyata membantu mereka yang membutuhkan.
Pada kesempatan yang sama, PW Salimah Kalimantan Selatan juga membagikan masker kepada masyarakat dan pengunjung di sekitar kawasan Siring Menara Pandang. Pembagian masker ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, mengingat kawasan tersebut masih diselimuti kabut asap tipis.
Aksi sederhana ini melengkapi rangkaian kegiatan kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada penggalangan dana, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, Salimah bersama lembaga dan komunitas kolaborator berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan solidaritas kemanusiaan terus tumbuh di tengah masyarakat.
Aksi ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui berbagai cara, mulai dari berbagi bantuan, memberikan pelayanan kesehatan, menyuarakan solidaritas, hingga melakukan tindakan sederhana yang bermanfaat bagi orang lain.
Dengan semangat kolaborasi, Salimah terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi perempuan, anak, keluarga, dan masyarakat, sekaligus menguatkan kepedulian terhadap saudara-saudara yang tengah menghadapi musibah, baik di Indonesia maupun di Palestina.






Komentar