Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan tilawatil Qur’an. Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan dari Ketua Majelis Taklim At-Taqwa, Yun Hikmawati, dan Ketua PD Salimah Lampung Timur, Isnaini Masruroh.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan lantunan sholawat yang dipimpin oleh Tri Indriana. Suasana semakin khidmat ketika jamaah mengikuti taujih yang disampaikan oleh Titin Suryati.
Dalam taujihnya, Titin Suryati menyampaikan kisah tentang kelahiran dan perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW. Jamaah diingatkan bahwa Rasulullah SAW lahir pada Tahun Gajah, yaitu ketika pasukan Abrahah berupaya menghancurkan Ka’bah dengan membawa pasukan bergajah.
Ia juga menyampaikan kisah seputar kelahiran Rasulullah SAW, termasuk kisah Abu Lahab yang membantu Aminah pada saat kelahiran beliau. Materi kemudian berlanjut pada perjalanan kehidupan Rasulullah SAW, termasuk pernikahan beliau dengan Siti Khadijah serta pengangkatan beliau sebagai nabi pada usia 40 tahun. Wahyu pertama diterima Rasulullah SAW ketika beliau sedang berkhalwat dan bermuhasabah di Gua Hira yang berada di Jabal Nur.
Kisah perjalanan Rasulullah SAW tersebut menjadi pengingat bagi jamaah untuk semakin mengenal sosok Nabi Muhammad SAW serta meneladani akhlak, perjuangan, dan keteguhan beliau dalam menjalankan risalah Islam.
Agenda berikutnya adalah santunan kepada belasan anak yatim dan dhuafa yang dipandu oleh Wiwin Ferianti. Dalam kesempatan tersebut, Wiwin mengingatkan jamaah tentang besarnya kasih sayang Rasulullah SAW kepada anak yatim. Ia menyampaikan bahwa Rasulullah SAW memberikan kabar gembira mengenai kedekatan orang yang menyantuni anak yatim dengan beliau di surga, seperti dekatnya jari telunjuk dan jari tengah.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi jamaah bahwa menyayangi, memperhatikan, dan membantu anak yatim merupakan amal mulia yang sangat dianjurkan. Kegiatan santunan pun menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial dan upaya meneladani kasih sayang Rasulullah SAW kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa.
Suasana kebersamaan semakin terasa pada agenda pembagian door prize yang dipandu oleh Sri Mulyani. Pembagian door prize berlangsung meriah dan disambut antusias oleh para jamaah yang hadir.
Seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemudian diakhiri dengan doa dan penutup. Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Melalui kegiatan ini, PD Salimah Lampung Timur berharap momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, mempererat ukhuwah dan silaturahmi, serta mendorong jamaah untuk mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal kepedulian terhadap anak yatim, dhuafa, dan sesama.