Salimah Mimika Lantik Pengurus PC Miru dan Baitul Qur’an Salimah

Salimah Mimika Lantik Pengurus PC Miru dan Baitul Qur’an Salimah

‎Timika (28/9/2026) — Pimpinan Daerah (PD) Salimah Mimika melantik pengurus PC Salimah Mimika Baru (Miru) dan Baitul Qur’an Salimah (BQS) yang dirangkai dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H serta santunan Anak Yatim,  yang berlangsung di Ruang Kasuari, Hotel Serayu, pada Ahad, (27/9/ 2026).
‎
‎Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengukuhkan amanah kepengurusan sekaligus mempererat ukhuwah dan semangat dakwah Salimah dalam memberikan manfaat bagi perempuan, keluarga, anak, dan masyarakat.
‎
‎Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan pembacaan tilawah Al-Qur’an serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Salimah.
‎
‎Selanjutnya, Ketua Panitia, Herika Saputri menyampaikan laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
‎
‎Ketua PD Salimah Mimika? Nursin Damig, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan merupakan amanah dan langkah baru untuk bergerak bersama. Para pengurus diharapkan dapat memperkuat ukhuwah, membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas.
‎
‎“Luruskan niat karena Allah. Jabatan adalah amanah, bukan sekadar kedudukan,” pesannya kepada para pengurus yang baru dilantik.
‎
‎Selanjutnya Nursin melantik Atika Syakillah Samad sebagai Ketua PC Salimah Miru dan Samsidar Djawas sebagai Ketua BQS (Baitul Qur'an Salimah).
‎
‎Ketua PC Salimah Mimika Baru yang baru dilantik, Atika Syakillah Samad, menyampaikan bahwa kepemimpinan bukan tentang siapa yang paling hebat, melainkan tentang kesediaan untuk berjalan, belajar, dan berjuang bersama. Ia mengajak seluruh pengurus untuk saling menguatkan dan melengkapi dalam kebaikan.
‎
‎Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Baitul Qur’an Salimah (BQS) yang baru dilantik, Samsidar Djawas. Ia menegaskan pentingnya dukungan dan kerja sama berbagai pihak dalam menjalankan amanah, serta berharap BQS terus berkembang dalam mencetak generasi yang mencintai, membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an.
‎
‎Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Ermiati. Dalam tausiyahnya, disampaikan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya dengan ucapan dan shalawat, tetapi perlu diwujudkan melalui akhlak dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
‎
‎Kepedulian kepada anak yatim menjadi salah satu bentuk nyata dalam meneladani kasih sayang Rasulullah SAW. Santunan tidak hanya dimaknai sebagai pemberian materi, tetapi juga sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, doa, dan kepedulian kepada sesama.
‎
‎Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan santunan bagi 30  anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Salimah sekaligus sarana untuk menumbuhkan semangat berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.
‎
‎Melalui kegiatan ini, Salimah Mimika berharap semangat ukhuwah, dakwah, kepedulian sosial, dan kebermanfaatan dapat terus tumbuh dan diwujudkan dalam berbagai program nyata di tengah masyarakat.

Tags:
Komentar

Komentar

What do you think?
Show comments / Leave a comment

Komentar