Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Hidayah, SMAN 2 Bandar Lampung, tersebut dihadiri sekitar 350 peserta. Mengusung semangat meneladani akhlak Rasulullah Saw serta menumbuhkan kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, acara menghadirkan Ustadz Solmed, Da’i Nasional, sebagai narasumber.
Rangkaian kegiatan diawali dengan acara Maulid Nabi Muhammad Saw, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Solmed. Dalam tausiyahnya, peserta diajak untuk tidak hanya mengenal dan mencintai Rasulullah Saw, tetapi juga menjadikan akhlak beliau sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw hendaknya tidak berhenti pada seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan kembali akhlak Rasulullah Saw dalam kehidupan kita, termasuk dengan kepedulian kepada sesama,” ujar Ustadz Solmed.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan hadroh dari Majelis Taklim. Selain itu, Ketua PW Salimah Lampung turut menyampaikan sambutan yang menguatkan pentingnya ukhuwah, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Doa Bersama untuk Korban Gempa NTT
Tidak hanya menjadi ruang untuk memperingati kelahiran Rasulullah Saw, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Doa tersebut menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian, sekaligus mengingatkan bahwa nilai-nilai kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari keteladanan Rasulullah Saw.
Semangat kepedulian kemudian diwujudkan melalui penggalangan dana kemanusiaan Alhamdulillah, dari kegiatan tersebut berhasil terkumpul donasi sebesar Rp8.160.000 + 10 Real yang diperuntukkan sebagai dukungan kemanusiaan bagi saudara-saudara yang terdampak gempa di NTT.
Maulid yang Menghadirkan Aksi Nyata
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi dapat menjadi lebih bermakna ketika nilai-nilai yang disampaikan diwujudkan dalam aksi nyata. Kecintaan kepada Rasulullah Saw tidak hanya diwujudkan melalui ungkapan dan peringatan, tetapi juga melalui upaya meneladani akhlak beliau, mempererat ukhuwah, serta membantu mereka yang membutuhkan.
Salah seorang peserta mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan Maulid Nabi ini sangat berkesan. Selain mendapatkan ilmu dan nasihat untuk meneladani Rasulullah Saw, kami juga diajak untuk peduli kepada saudara-saudara yang sedang mengalami musibah. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PW Salimah Lampung dan Sahabat Yatim Indonesia tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga membangun ruang kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa meneladani Rasulullah Saw berarti menghadirkan akhlak mulia dalam kehidupan, memperkuat persaudaraan, dan peka terhadap kondisi sesama.
Dengan semangat meneladani akhlak Rasulullah Saw dan menebar kepedulian, peringatan Maulid Nabi tahun ini diharapkan menjadi awal dari semakin banyaknya kebaikan yang hadir dan dirasakan oleh masyarakat.