Bincang-bincang bersama INKOSSUMA, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi KOSSUMA Anggota

Jakarta (14/08/ 2026) — Divisi Humas dan Kemitraan Koperasi Sekunder Induk Keluarga Kossuma Indonesia (INKOSSUMA) kembali menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) bertajuk “Bincang-bincang Bersama INKOSSUMA”. Agenda rutin bulanan ini dilaksanakan secara daring pada Selasa (11/8).

 

Kunjungan kerja kali ini menghadirkan tiga anggota, yaitu KOSSUMA Karawang, KOSSUMA Bekasi, dan KOSSUMA Sleman. Kegiatan diikuti oleh 22 partisipan yang terdiri atas Dewan Pengurus Harian (DPH) dan pengurus INKOSSUMA, serta pengawas, pengurus, dan pengelola KOSSUMA yang diundang.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan profil KOSSUMA, berbagi pengalaman, memperkuat komunikasi, serta menggali berbagai potensi dan peluang pengembangan koperasi.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Ketua INKOSSUMA, Uswin.

Uswin menjelaskan bahwa INKOSSUMA sebagai koperasi sekunder memiliki peran strategis dalam memperkuat pergerakan ekonomi anggota, termasuk mendukung pengembangan KOSSUMA dan membuka peluang akses modal serta pembiayaan yang lebih luas.

Menurut Uswin, keberagaman KOSSUMA, baik yang bergerak di bidang KSPPS maupun koperasi konsumen, menjadi salah satu kekuatan dalam membangun ekosistem koperasi yang saling mendukung.

Uswin juga menyampaikan bahwa koordinasi internal dan kapasitas manajerial menjadi hal penting dalam pengelolaan koperasi sekunder. Berbagai program INKOSSUMA membutuhkan koordinasi yang baik agar dapat ditindaklanjuti di masing-masing KOSSUMA.

Sebagai salah satu upaya meningkatkan kapasitas pengurus dan pengelola koperasi, Divisi Diklat INKOSSUMA akan menyelenggarakan Kossuma Academy mulai September 2026. Kegiatan ini akan dilaksanakan sepekan sekali selama delapan pekan atau delapan pertemuan. Program ini ditujukan bagi pengurus INKOSSUMA, pengurus KOSSUMA se-Indonesia, baik anggota maupun nonanggota, serta pengurus Salimah, khususnya bidang ekonomi.

Selain peningkatan kapasitas, teknologi dan digitalisasi menjadi bagian penting dalam pengembangan koperasi. Dalam waktu dekat, Bidang Bendahara INKOSSUMA akan melaksanakan sosialisasi dan uji coba aplikasi database keuangan untuk mendukung pengelolaan administrasi dan keuangan koperasi.

Peluang pengembangan juga terbuka melalui kolaborasi, kemitraan, dan ekspansi pasar. Sebagai bagian dari Lembaga Kelengkapan Salimah (LKS), INKOSSUMA memiliki peluang memperoleh berbagai informasi dan kesempatan dari Salimah yang bersumber dari kementerian maupun lembaga.

Informasi dan peluang tersebut selanjutnya dapat diteruskan kepada KOSSUMA untuk mendukung pengembangan usaha dan perluasan pemasaran produk, baik di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional.

Memasuki acara inti, KOSSUMA Karawang, KOSSUMA Bekasi, dan KOSSUMA Sleman memaparkan profil, perkembangan usaha, serta pengalaman masing-masing. Sesi ini menjadi ruang untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta menggali potensi dan tantangan dalam pengembangan koperasi. Kegiatan dilanjutkan dengan tanggapan, pertanyaan, masukan, dan berbagi pengalaman dari para peserta.

Acara kemudian ditutup dengan closing statement dari Ketua INKOSSUMA, Eko Sri Wahyuni.

Kunjungan Kerja “Bincang-bincang Bersama INKOSSUMA” menjadi salah satu upaya untuk memperkuat komunikasi, silaturahmi, dan sinergi antara INKOSSUMA dan KOSSUMA anggota. Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus mengoptimalkan peluang pengembangan koperasi.

Tags:
Komentar
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?

Related news