Jakarta (14/9/2026 ) — Koperasi Sekunder Induk Keluarga Kossuma Indonesia (INKOSSUMA) menggelar Gathering Dewan Pengurus Harian INKOSSUMA Online (GDO) pada Sabtu (12/9). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Dewan Pengurus Harian (DPH) INKOSSUMA yang berjumlah 10 orang.
GDO menjadi ruang bagi seluruh jajaran DPH INKOSSUMA untuk menyamakan visi dan misi, menguatkan persepsi, serta menyelaraskan langkah dalam menjalankan organisasi bersama. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan ukhuwah antarpengurus.
Kegiatan diawali dengan taujih rabbani berupa tilawah Al-Qur’an, dilanjutkan dengan pembacaan doa. Selanjutnya, acara dibuka dengan sambutan Ketua INKOSSUMA, Eko Sri Wahyuni, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah meluangkan waktu untuk hadir pada gathering tersebut.
Dalam sambutannya, Eko menyampaikan bahwa kehadiran seluruh pengurus merupakan bukti adanya kepedulian, komitmen, dan kesungguhan dalam menjalankan amanah bersama di INKOSSUMA.
“Gathering ini bukan sekadar pertemuan rutin dan bukan pula sekadar berkumpul melalui layar. Pertemuan ini adalah ruang untuk menyatukan hati, menyamakan visi dan misi, menguatkan persepsi, serta menyelaraskan langkah kita dalam menjalankan organisasi bersama,” ujarnya.
Menurut Eko, dalam perjalanan organisasi, perbedaan pandangan, cara bekerja, pengalaman, dan karakter merupakan sesuatu yang wajar. Perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi sesuatu yang melemahkan, tetapi justru dapat menjadi kekayaan apabila dikelola dengan semangat ukhuwah, keterbukaan, saling menghargai, dan musyawarah.
Ia mengingatkan pesan Allah Swt. dalam Surah Ali ‘Imran ayat 103, “Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.”
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah organisasi bukan hanya terletak pada banyaknya program, besarnya usaha, atau lengkapnya struktur organisasi, tetapi juga pada kesatuan hati, kesamaan tujuan, dan kesediaan untuk berjalan bersama.
Eko menegaskan bahwa INKOSSUMA membawa amanah besar sebagai koperasi sekunder berbasis syariah. INKOSSUMA tidak hanya mengelola organisasi dan kegiatan ekonomi, tetapi juga menjalankan semangat dakwah iqtishadi, yaitu dakwah melalui pemberdayaan ekonomi yang amanah, profesional, sesuai prinsip syariah, serta memberikan manfaat bagi KOSSUMA anggota dan masyarakat.
Oleh karena itu, DPH INKOSSUMA harus menjadi satu tim yang kokoh. Meskipun setiap pengurus memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda, seluruhnya memiliki tujuan yang sama. Tidak ada bidang yang dapat berjalan sendiri karena setiap keputusan, program, dan pelayanan membutuhkan komunikasi, koordinasi, serta dukungan dari seluruh unsur DPH.
Dalam kesempatan tersebut, Eko mengajak seluruh pengurus DPH untuk memperkuat tiga hal, yaitu menyatukan kembali niat, membangun komunikasi yang terbuka dan penuh kasih, serta menguatkan komitmen terhadap hasil.
Amanah di INKOSSUMA diharapkan dipandang sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada umat. Dengan niat yang benar, setiap waktu, tenaga, pikiran, dan pengorbanan yang diberikan dalam menjalankan amanah diharapkan bernilai ibadah di sisi Allah Swt.
Ia juga mengajak pengurus untuk membangun komunikasi yang terbuka. Setiap perbedaan hendaknya diselesaikan melalui tabayun dan musyawarah. Apabila terdapat kesulitan, hendaknya disampaikan agar dapat dicari jalan keluarnya bersama. Sementara jika terdapat kekurangan, pengurus diharapkan dapat saling mengingatkan dengan cara yang baik.
“Kesamaan visi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, melalui pembagian tugas yang jelas, koordinasi yang tertib, pelaksanaan program yang disiplin, serta evaluasi yang jujur dan berkelanjutan,” jelasnya.
Eko berharap seluruh DPH dapat membangun budaya kerja yang dilandasi prinsip amanah dalam menjalankan tugas, profesional dalam bekerja, syariah dalam setiap proses, serta ukhuwah dalam berinteraksi.
“Kita tidak harus selalu memiliki pendapat yang sama. Namun, setelah keputusan diambil melalui musyawarah, mari kita laksanakan bersama dengan penuh tanggung jawab. Keberhasilan INKOSSUMA bukanlah keberhasilan satu orang atau satu bidang, melainkan keberhasilan seluruh tim yang saling menguatkan,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Ketua INKOSSUMA, Uswin, menjelaskan mengenai istilah Gathering DPH INKOSSUMA Online yang disingkat menjadi GDO. Menurutnya, GDO dibentuk sebagai ruang bersama bagi DPH untuk membahas berbagai hal yang masih belum satu kata atau belum sepenuhnya “klik” dalam menjalankan organisasi.
“Masih ada hal-hal yang belum satu kata atau belum klik bareng. Maka GDO ini dalam rangka menyamakan persepsi,” ungkap Uswin.
Menurut Uswin, kesamaan persepsi menjadi hal penting agar seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, setiap bidang dapat bergerak sesuai arah dan tujuan 0organisasi yang telah disepakati bersama.
Uswin mengusulkan beberapa agenda yang dapat menjadi bagian dari GDO. Pertama, mendengarkan pemaparan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), termasuk membacanya secara bertahap, minimal satu halaman, untuk kemudian dipahami dan didiskusikan bersama.
Kedua, membahas Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan aktivitas organisasi.
Ketiga, membahas Peraturan Khusus (Persus) yang diperlukan untuk memperjelas berbagai ketentuan dalam pelaksanaan organisasi.
Melalui agenda tersebut, seluruh pengurus diharapkan dapat menilai dan mendiskusikan poin-poin penting yang perlu disamakan persepsinya. Setiap pengurus dapat memberikan masukan sehingga berbagai hal yang masih berbeda pemahaman dapat dibicarakan dan disepakati bersama.
Selain melalui pertemuan online, Uswin juga menyampaikan gagasan untuk mengadakan gathering secara offline. Pertemuan tatap muka tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk saling ta’aruf atau lebih mengenal satu sama lain, sehingga hubungan antarpengurus tidak hanya terbangun dalam konteks pekerjaan organisasi, tetapi juga semakin0 kuat dalam ukhuwah dan kekeluargaan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian dan masukan dari masing-masing pengurus DPH INKOSSUMA. Sesi ini menjadi bagian penting dalam GDO karena seluruh pengurus mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, kendala, maupun harapan dalam menjalankan amanah di INKOSSUMA.
Masukan disampaikan oleh Eko Sri Wahyuni, selaku ketua Inkossuma, Uswin selaku wakil ketua Inkossuma, Mufidah selaku sekretaris, Meinita selaku bendahara, Maya selaku wakil bendahara, Nia Kania dari Divisi Bisnis & Kemitraan, Leni Suhartini dari Divisi Diklat, Nia Muthmainah dari Divisi Humas & Kemitraan, Ami selaku wakil Bendahara, Pipih selaku wakil Bendahara.
Masing-masing pengurus menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan diskusi untuk melihat hal-hal yang sudah berjalan dengan baik, kendala yang masih dihadapi, serta hal-hal yang perlu diperbaiki dan diselaraskan bersama.
Diskusi berlangsung dalam suasana yang hangat, terbuka, dan penuh kekeluargaan. Setiap pengurus memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat dan mendengarkan perspektif pengurus lainnya.
Melalui sesi tersebut, para pengurus dapat saling mengetahui kendala yang dihadapi dalam menjalankan amanah di masing-masing bidang. Selain itu, para pengurus juga dapat memahami harapan satu sama lain terhadap perkembangan dan kemajuan INKOSSUMA ke depan.
Suasana hangat dalam diskusi menjadi salah satu kekuatan GDO. Perbedaan pandangan yang muncul tidak menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kesempatan untuk saling memahami dan menemukan titik temu melalui komunikasi dan musyawarah.
GDO diharapkan dapat menjadi forum yang berkelanjutan untuk menjaga kesamaan arah, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh DPH memiliki pemahaman yang selaras dalam menjalankan roda organisasi.
Melalui Gathering DPH INKOSSUMA Online, seluruh pengurus diharapkan semakin solid dalam menyamakan visi dan misi, menguatkan persepsi, serta menjalankan organisasi bersama dengan semangat amanah, profesional, syariah, dan ukhuwah.
Dengan kesatuan hati, komunikasi yang terbuka, dan komitmen untuk saling menguatkan, INKOSSUMA diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan amanah serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi KOSSUMA anggota dan masyarakat. [nia/humas Inkossuma].






Komentar