INKOSSUMA Clinic Bahas Teknologi Informasi Koperasi

Iklan Salimah Food

INKOSSUMA Clinic Bahas Teknologi Informasi Koperasi

Jakarta (29/10/2026) — Divisi Diklat INKOSSUMA kembali menggelar INKOSSUMA Clinic bertema “Teknologi Informasi Koperasi” secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan Ashlichan Burhan, selaku Direktur PINBUK sekaligus Dewan Pengawas Syariah, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas pengurus INKOSSUMA serta pengawas, pengurus, dan pengelola KOSSUMA anggota.

Dalam pemaparannya, Ashlichan Burhan membahas pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung modernisasi tata kelola dan pengembangan usaha koperasi. Materi difokuskan pada empat pilar transformasi digital menuju Koperasi 4.0, yaitu Sistem Manajemen, Financial Services, Digital Business, dan Digital Dashboard.

Pilar pertama, Sistem Manajemen, mencakup penerapan core system, layanan daring antar kantor, dan branchless untuk mendukung pengelolaan koperasi yang lebih terintegrasi. Pilar kedua, Financial Services, meliputi layanan keuangan digital, seperti mobile/SMS banking koperasi, QR Code, kartu dan ATM koperasi, agen gerai pintar, serta layanan melalui WhatsApp dan Telegram.

Pilar ketiga, Digital Business, mencakup layanan pembayaran dan pembelian daring, virtual account, disbursement, serta pengembangan warung digital dan marketplace koperasi. Sementara itu, pilar keempat, Digital Dashboard, meliputi report center, dashboard pemantauan, IBSS Executive, dan otorisasi secara daring untuk mendukung proses pelaporan, pengawasan, dan pengambilan keputusan.

Melalui keempat pilar tersebut, pemanfaatan teknologi informasi diharapkan dapat membantu koperasi meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pelayanan, mengembangkan peluang bisnis, serta mewujudkan tata kelola yang lebih tertib dan terintegrasi.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua INKOSSUMA,Eko Sri Wahyuni, menegaskan bahwa tema Teknologi Informasi Koperasi sangat relevan dengan tantangan perkembangan zaman. Kemajuan teknologi telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, bertransaksi, menjalankan usaha, dan mengelola organisasi. Oleh karena itu, koperasi perlu beradaptasi melalui perubahan pola pikir, cara kerja, dan sistem pelayanan kepada anggota.

Ketua INKOSSUMA menyampaikan bahwa transformasi digital perlu diwujudkan melalui digitalisasi administrasi dan tata kelola, digitalisasi keuangan dan akuntansi, digitalisasi pelayanan dan pengembangan bisnis, serta peningkatan literasi digital dan keamanan data. Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) juga berpotensi membantu pekerjaan administrasi, analisis data, penyusunan laporan, dan perencanaan usaha, dengan tetap mengedepankan kehati-hatian dan tanggung jawab.

Sebagai koperasi sekunder, INKOSSUMA memiliki peran penting dalam mendorong penguatan kapasitas dan modernisasi tata kelola KOSSUMA di berbagai daerah. Ketua INKOSSUMA mengajak setiap KOSSUMA untuk mengevaluasi pemanfaatan teknologi informasi, menentukan kebutuhan digitalisasi yang paling mendesak, serta menyusun langkah implementasi yang realistis sebagai bagian dari program kerja tahun 2027.

Melalui kegiatan INKOSSUMA Clinic ini, diharapkan para peserta memperoleh wawasan dan pemahaman yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan koperasi masing-masing. Transformasi digital diharapkan dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan, tanpa meninggalkan nilai-nilai perkoperasian dan prinsip syariah.

INKOSSUMA terus mendorong terwujudnya KOSSUMA yang modern, profesional, transparan, dan berdaya saing melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia serta pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan dan memperluas manfaat bagi anggota.

Tags:
Komentar

Komentar

What do you think?
Show comments / Leave a comment

Komentar

Iklan Salimah Food