Kajian Ramadhan Salimah Bulungan: Perempuan Berperan Strategis Bangun Keluarga dan Masyarakat

Bulungan (22/2/2026) – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, PW Salimah Kalimantan Utara berkolaborasi dengan PD Salimah Bulungan menyelenggarakan kajian Ramadhan pada Ahad (22/2). Kegiatan ini dihadiri oleh 166 peserta yang berasal dari berbagai unsur, antara lain Organisasi Perangkat Daerah, Organisasi Wanita, Majelis Taklim, wali murid TKIT Qurrota A’yun, wali murid SDIT Cendekia Taka, ibu-ibu Baitul Qur’an Salimah, ibu-ibu PKH, serta pengurus PW Salimah Kalimantan Utara dan PD Salimah Bulungan.

 

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Utara yang diwakili oleh Ainun memberi sambutan sekaligus pembukaan acara. Ia menegaskan bahwa tema “Ramadhan Maslahat Berdampak” sangat relevan. Sebab Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum membentuk pribadi yang lebih bertakwa, keluarga yang lebih harmonis, serta masyarakat yang lebih peduli.

Ramadhan, menurut Ainun, harus menghadirkan maslahat dan kebaikan yang nyata serta berdampak bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Ia juga menekankan peran strategis perempuan sebagai ibu dan pilar keluarga dalam menjadikan Ramadhan lebih bermakna, dimulai dari rumah tangga yang dibina.

Acara inti kajian Ramadhan diisi dengan tausiyah oleh Ustadzah Partinah. Ustadzah menyampaikan bahwa puasa melatih kesabaran, keikhlasan, kemampuan menahan syahwat, serta mengontrol emosi. Puasa juga menjadi perisai dari dosa, kemaksiatan, dan api neraka.

Lebih lanjut, Ustadzah menyampaikan indikator Ramadhan yang berdampak, antara lain meningkatnya kualitas ibadah, membaiknya akhlak, tumbuhnya kepedulian sosial, istiqamah setelah Ramadhan, serta tubuh yang menjadi lebih sehat.

Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, dilakukan pula penggalangan donasi untuk Palestina yang selanjutnya akan disalurkan melalui lembaga yang berwenang. Kegiatan ini menjadi cerminan nyata semangat Ramadhan Maslahat Berdampak, tidak hanya dalam penguatan spiritual, tetapi juga dalam aksi kepedulian terhadap sesama.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sosialisasi Bulungan Mart yang disampaikan oleh Niken Triyani, Ketua Koperasi Salimah Sejahtera Bulungan. Ia mengajak peserta untuk tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi turut menjadi bagian aktif dari pertumbuhan ekonomi tersebut.

Seluruh peserta mendapatkan souvenir berupa takjil berbuka puasa sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian dalam menyambut waktu berbuka.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta dampak positif, khususnya dalam penguatan peran perempuan, keluarga, dan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik dan bermakna di bulan suci Ramadhan.

Komentar

What do you think?

1 Comment
February 23, 2026

The strategic role of women in community building is often underestimated. It’s great to see initiatives like Salimah’s Kajian Ramadhan bringing attention to how women can influence positive change in society, especially during this blessed month.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?

What do you think?

2 Comments:
November 30, 2025

Dulu : belajar di sekolah, diulang di rumah. Sekarang : belajar di rumah, diulang di sekolah. Yuk moms, jadi orang pertama yg beri ilmu ke anak. Ntar yg kita ga paham, dilengkapi guru di sekolah. Jadi pahala pemberi pertama ilmu, bisa moms dapatkan.

November 25, 2025

Guru ya guru…
Seorang ibu adalah madrasah yang pertama ; yaa ke2 boy ku di awali mulai berjalan, awal membaca dan awal iqro hingga alquran…. Ibu lah madrasah nya…
Untuk itu setiap ibu harus 💪kuat semangat solihah agar kesolihan seorang ibu mengalir berkah dalam keluarga 😍😍😍😜

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related news