Merawat KOSSUMA, Menguatkan Ekonomi Muslimah

Penulis: dr Yulia Andani
Ketua PW Salimah DKI Jakarta

 

Adakah yang tersentuh dengan nama koperasi kita?

Koperasi Salimah Sukses Mandiri.

Ada doa besar di dalamnya.

Salimah: karena koperasi ini lahir dari rahim gerakan muslimah yang ingin menghadirkan kemaslahatan.

Sukses: karena kita ingin tumbuh dan memberi manfaat.

Mandiri: karena kita bercita-cita memiliki kekuatan ekonomi yang kokoh, mampu menopang keluarga dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketika Koperasi Syariah Serba Usaha Salimah (KOSSUMA) akan mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), itu bukan sekadar agenda administratif, bukan hanya membaca laporan keuangan atau menghitung sisa hasil usaha.

RAT adalah momentum muhasabah saat kita bercermin dengan jujur. Apa yang sudah kita lakukan, apa yang perlu diperbaiki, dan seperti apa KOSSUMA yang ingin kita wariskan kepada generasi muslimah berikutnya.

Dan muhasabah itu mengharuskan kita bersikap jujur. Kita perlu mengakui dengan lapang dada bila ada KOSSUMA yang saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan dan membutuhkan banyak pembenahan.

Lihat keadaan ini dengan penuh harapan. Bukankah seorang ibu adalah sosok yang paling terbiasa menghadapi kesulitan? Ketika anak sakit, ibu tidak menyerah. Ketika ekonomi keluarga sedang sempit, ibu mencari jalan keluar. Ketika rumah berantakan, ibu membereskannya sedikit demi sedikit.

Demikian pula dengan koperasi kita. Jika hari ini KOSSUMA sedang “sakit”, maka tugas kita bukan saling menyalahkan, melainkan bersama-sama merawatnya hingga sehat kembali.

Ada beberapa ikhtiar yang perlu kita lakukan.

1. Pembenahan tata kelola koperasi secara profesional.

Kita tidak perlu malu belajar. Bahkan penting apabila KOSSUMA didampingi oleh konsultan koperasi syariah yang berpengalaman. Kita membutuhkan ilmu, pengalaman, dan pendampingan agar koperasi ini memiliki sistem yang sehat, tertib, dan mampu berkembang.

2. Penguatan pengurus.

Modal terbesar koperasi bukanlah uang, melainkan manusia yang mengelolanya. Kita membutuhkan pengurus yang amanah, kompak, saling menguatkan, mau belajar, dan siap berkhidmat. Bisa jadi kita perlu penyegaran, kaderisasi, dan penguatan kapasitas agar lahir energi baru bagi KOSSUMA.

3. Menghadirkan program yang lebih menarik dan relevan bagi anggota.

Jangan sampai koperasi hanya dipandang sebagai tempat simpan pinjam. Koperasi harus menjadi rumah belajar, rumah bertumbuh, dan rumah yang mempererat ukhuwah di antara sesama muslimah.

Bayangkan KOSSUMA dapat menyelenggarakan pendidikan ekonomi syariah secara rutin. Materinya bukan hanya tentang riba, karena ekonomi syariah jauh lebih luas dan indah daripada itu.

Ekonomi syariah mengajarkan kita untuk mensyukuri nikmat harta. Allah tidak hanya akan bertanya dari mana harta kita diperoleh, tetapi juga untuk apa harta itu digunakan.

Maka, mengelola keuangan keluarga dengan baik, menghindari pemborosan, menyiapkan masa depan anak-anak, membangun usaha, membantu sesama, dan menguatkan ekonomi umat, semuanya adalah bagian dari ibadah.

Ketika mendengar istilah “Berjuang di jalan Allah”, sering kali yang terbayang adalah perjuangan dengan fisik dan senjata. Padahal di zaman kita sekarang, salah satu bentuk perjuangan yang sangat dibutuhkan adalah perjuangan di bidang ekonomi.

Kita sedang menghadapi perang dagang dan persaingan ekonomi yang luar biasa. Karena itu, muslimah tidak boleh hanya menjadi konsumen. Muslimah juga harus menjadi penggerak ekonomi.

Mulailah dari hal-hal sederhana. Ketika kita membeli produk sesama anggota, memesan makanan dari usaha teman, atau berbelanja di warung tetangga, termasuk memanfaatkan layanan KOSSUMA kita sendiri, sesungguhnya kita sedang menggerakkan roda ekonomi umat.

Uang yang berputar di antara kita bukan hanya transaksi. Di dalamnya ada nafkah untuk keluarga, ada biaya sekolah anak-anak, ada keberlangsungan usaha kecil, dan ada harapan bagi sesama muslimah.

Maka, sesungguhnya menghidupkan koperasi adalah bagian dari amal berjamaah. Kita sedang belajar menjadi muslimah yang tidak hanya salehah secara pribadi, tetapi juga mampu menghadirkan kemaslahatan melalui kekuatan ekonomi.

Yakinlah, dengan niat yang lurus, pengurus yang amanah, anggota yang aktif, dan semangat untuk terus belajar serta berbenah, insya Allah Koperasi Salimah Sukses Mandiri akan bangkit kembali. Bukan hanya menjadi koperasi yang sehat secara finansial, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi muslimah yang membawa keberkahan bagi banyak keluarga.

Komentar
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?

Related news