Salimah Sintang Ajak Perempuan Peduli Lingkungan

Salimah Sintang Ajak Perempuan Peduli Lingkungan

Sintang (11/10/2026) - Pimpinan Daerah (PD) Salimah Sintang menggelar aksi peduli lingkungan sekaligus meresmikan Komunitas Perempuan Sehat Peduli Lingkungan (KPSPL) pada Ahad (11/10). Kegiatan yang dikoordinasikan melalui Departemen Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) tersebut dilaksanakan dengan memungut sampah di kawasan eks Lapangan Terbang (Lapter) Susilo, Sintang.

Aksi lingkungan ini melibatkan pengurus Salimah dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting. Para peserta mulai berkumpul di lokasi sejak pukul 06.00 WIB dan melaksanakan sarapan bersama sebelum bergerak mengumpulkan sampah di sekitar kawasan tersebut.

Ketua Depdiklat PD Salimah Sintang, Asih, menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih lingkungan tersebut merupakan pelaksanaan perdana dari program kerja Depdiklat. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara lebih rutin dan mengapresiasi kehadiran seluruh pengurus yang turut berpartisipasi.

“Ini merupakan program kerja yang pertama kali kami lakukan, ke depan akan dilakukan lebih sering, dan terima kasih kepada semua yang telah hadir,” ujar Asih. Ia juga berharap kegiatan sederhana tersebut dapat menggerakkan lebih banyak orang untuk melakukan hal serupa demi menjaga lingkungan.

Ketua PD Salimah Sintang, Widarti, menilai kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Menurutnya, menjaga lingkungan harus menjadi kebiasaan sehari-hari dan tidak terbatas pada momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup.

“Kegiatan ini memberikan dampak yang sangat bagus untuk kita menjaga lingkungan, bukan hanya saat Hari Lingkungan Hidup saja,” kata Widarti. Ia menambahkan, meskipun kegiatan perdana ini masih memiliki kekurangan, Salimah Sintang berupaya mengembangkan gerakan tersebut melalui kerja sama dengan dinas terkait maupun komunitas pecinta lingkungan.

Kegiatan ini juga melibatkan peserta anak-anak yang ikut berpartisipasi memungut sampah di sekitar eks Lapter Susilo. Antha, peserta berusia tujuh tahun, mengaku gembira dapat ikut menjaga kebersihan meskipun masih merasa takut apabila menemukan ulat.

“Senang bisa mungut sampah, walaupun takut ada ulat,” ungkap Antha. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bentuk pengenalan kepedulian lingkungan kepada anak sejak dini melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial.

Sampah yang berhasil dikumpulkan dimasukkan ke dalam kantong-kantong plastik berukuran besar untuk memudahkan proses pengangkutan. Seluruh sampah kemudian dibawa menggunakan mobil pikap menuju tempat pembuangan akhir (TPA) Nenak yang berada di Jalan Sintang–Pontianak Kilometer 7, Kabupaten Sintang.

Melalui peluncuran KPSPL dan aksi bersih lingkungan ini, PD Salimah Sintang berupaya mendorong keterlibatan perempuan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal gerakan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Tags:
Komentar

Komentar

What do you think?
Show comments / Leave a comment

Komentar