Salimah Sumbawa Ikuti Rakorwil dan PKPS 2 Salimah NTB Secara Daring

Sumbawa (5/7/2026) – Pimpinan Daerah (PD) Salimah Kabupaten Sumbawa mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS) 2 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Nusa Tenggara Barat secara daring pada Ahad (5/7).

 

Kegiatan ini diikuti oleh tiga Pimpinan Daerah, yaitu PD Salimah Kabupaten Sumbawa, PD Salimah Kabupaten Lombok Timur, dan PD Salimah Kabupaten Lombok Utara. Rakorwil dan PKPS 2 menjadi wadah koordinasi sekaligus peningkatan kapasitas pengurus dalam menjalankan organisasi secara profesional, amanah, dan berkelanjutan.

Acara dibuka oleh Ketua PW Salimah NTB, Tjipung Multi Surjandani, yang menyampaikan harapan agar kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antarjenjang kepengurusan.

“Melalui Rakorwil dan PKPS 2 ini, semoga terbangun sinergi yang semakin kuat antar pengurus dalam menjalankan program-program organisasi demi kemaslahatan perempuan, anak, keluarga, dan masyarakat,” ungkapnya.

Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi Penguatan Kapasitas Pengurus Salimah (PKPS) 2 yang membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Garis-Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO). Materi disampaikan oleh Sekretaris PW Salimah NTB, Ahlun Mariani. Melalui materi ini, para pengurus diharapkan semakin memahami landasan organisasi sehingga mampu menjalankan amanah kepengurusan sesuai visi, misi, serta nilai-nilai Salimah dalam memberikan manfaat bagi perempuan, anak, keluarga, dan masyarakat.

Sesi kedua menghadirkan Kurratul Aini, anggota Departemen Dakwah PW Salimah NTB, yang menyampaikan materi Tata Kelola Organisasi. Dalam paparannya, peserta diajak memahami pentingnya tata kelola organisasi yang efektif, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pencapaian visi serta misi organisasi. Materi ini menjadi bekal bagi pengurus dalam mengelola organisasi secara profesional dan bertanggung jawab.

Pada sesi berikutnya, Anna Mariana, Ketua Departemen Humas PW Salimah NTB, menyampaikan materi Sosialisasi Program Kerja (Proker) 2026. Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan organisasi serta mampu membangun kolaborasi yang lebih erat antarjenjang kepengurusan, sehingga setiap program dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Materi penutup disampaikan oleh Amalia Nurjanah, Ketua Departemen Bangda dan SDM PW Salimah NTB, mengenai Manajemen Konflik. Ia menjelaskan bahwa perbedaan pendapat, karakter, maupun cara bekerja merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Oleh karena itu, setiap pengurus perlu memiliki kemampuan mengelola konflik secara bijaksana agar ukhuwah tetap terjaga dan organisasi dapat berjalan harmonis serta produktif.

Melalui materi ini, para pengurus dibekali pemahaman untuk mengedepankan musyawarah, menjaga adab dalam berdiskusi, serta menyelesaikan setiap perbedaan berdasarkan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, energi organisasi dapat tetap difokuskan pada pelayanan, dakwah, dan pemberdayaan perempuan, anak, keluarga, serta masyarakat.

Dengan pelaksanaan Rakorwil dan PKPS 2 ini, diharapkan seluruh pengurus semakin memahami arah kebijakan organisasi, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar daerah, serta mampu mengimplementasikan program-program Salimah secara optimal demi menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi perempuan, anak, keluarga, dan masyarakat.

Komentar
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related news