Salimah Sintang Matangkan Program Kerja 2026

Sintang (15/5/2026) – PD Salimah Sintang menggelar rapat sinergi program kerja terpadu untuk mematangkan program kerja tahun 2026 di Gedung SMPIT Robbani Sintang, Jalan Akcaya 2 Sintang, Kamis (14/5). Kegiatan tersebut diikuti seluruh kepala departemen untuk menyatukan langkah pelaksanaan program organisasi.

 

Rapat dipimpin Sekretaris PD Salimah Sintang, Era Mahrini, yang meminta setiap departemen mempresentasikan capaian dan rencana kerja masing-masing. “Pelaporan secepatnya setelah program kerja terlaksana agar administrasi rapi dan tidak kelimpungan saat pertanggungjawaban,” kata Era.

Era menegaskan ketepatan pelaporan menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi organisasi. Dengan laporan yang lengkap dan cepat, evaluasi program dapat dilakukan lebih mudah.

Dalam rapat tersebut, seluruh kepala departemen menyampaikan perkembangan program kerja yang telah berjalan. Selain itu, berbagai kendala di lapangan juga dibahas bersama untuk mencari solusi terbaik.

Ketua PD Salimah Sintang, Widarti, mengatakan rapat pleno ini digelar sebagai sarana evaluasi program kerja seluruh departemen. “Saya berharap semua departemen terus bersinergi dalam melaksanakan program-program kerjanya,” ujar Widarti.

Menurut Widarti, sinergi antar departemen sangat diperlukan agar program yang belum terlaksana dapat dijalankan bersama. Kolaborasi dinilai mampu memperkuat pelaksanaan kegiatan yang berkaitan antar bidang.

Melalui rapat sinergi ini, PD Salimah Sintang berharap seluruh program kerja tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal. Organisasi tersebut juga ingin terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sintang.

Komentar

What do you think?

5 Comments:
May 16, 2026

MaasyaaAllah tabarakallaahh

May 16, 2026

masyaAllah..semoga selalu Allah jaga semnagat semuanya

May 16, 2026

Suskes selalu

May 16, 2026

Bismillah lancar semua program nya

May 16, 2026

Masya Alloh, semangatt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What do you think?

Related news